Wednesday, 7 October 2015

Cerita Orang-Orang Berdasi

Dalam dilema penantian, akhirnya terjawab sudah. hahayy....!!!
Selamat malam sahabat kopi tanpa gula

Hufftt, akhirnya malam ini bisa utak atik huruf untuk dirangkai menjadi sebuah kata dalam balutan nuansa misterius kejer. Bagaimana tidak kejer, ceritanya tuhh kemarin diriku jalan-jalan ke cikarang ke tempat adikku yang mau marrired. Dan diriku kesena bersama kakak,paman dan saudara sepupu. Sampai cikarang sekitaran jam 10 malam. Setelah sampai sana, biasalah kalau ketemu teman-teman sekampung tuhh bagaimana. Kalau yang ini mah nggak perlu diceritain pasti juga sudah bisa menebak keseruannya bagaimana.

Oya hampir lupa, tadi kan mau cerita tentang misterius kejer ya. Awal cerita dimulai dari TKP :-)
Awal mula yang membuatku misterius kejer adalah saat kakakku mau ngasih kue Rainbow Cake. Tapi baru sampai depan pintu sudah aku samperin duluan. Maklum, kalau soal makanan nomor wahid pokoknya. Nah, pas didepan pintu itulah aku ngeliat sepupuku lagi nonton acara orang-orang yang suka berdasi. Siapa lagi kalau bukan tipi yang itu. Dan yang membuat misterius kejer adalah dari dulu setiap kali nonton acara di tipi itu, lha kogk isinya cuman kritik, salah-salahan, mengkoreksi, seharusnya begini begitu atau apalah-apalah.

Terlepas dari apa yang saya sebutkan diatas, emangnya nggak ada bahasan yang lain apa, secara, mereka kan orang pinter-pinter. Misalnya membantu dengan skill yang mereka miliki. Tapi ya sudahlah, kalau ngikutin gaya mereka cuman bikin pusing.

Tohh mau bagaimana lagi dan pada kenyataannya, dinegeri ini memang banyak orang-orang yang pintar dan saking pintarnya, selalu merubah tatanan dan hukum perundang-undangan yang ada. Anehnya, ketika ada wacana tentang pasal untuk menuju ke arah yang lebih baik justru cuman dijadikan perbincangan hangat tanpa ada gerakan nyata.
Sekiranya dan kita berharap agar semua ini bukanlah cerminan para orang-orang pintar berdasi yang selalu nongol di tipi, khususnya tipi yang itu.

3 comments:

  1. Berdasi harusnya berbakti unytuk negri

    ReplyDelete
  2. Kalau yang muncul di tv itu tergantung televisi mana yang bayar. Sesuai pesanan pemilik tv. Makanya tidak mengherankan jika antar tv saling menjatuhkan pemilik tv yang lainnya. Habis setiap pemilik tv memliki partai sendiri-sendiri.

    ReplyDelete

Apalah Arti Coretan Ini Tanpa Komentar Anda